Wisata Religi Di Masjid Cantik Kota Denpasar

Masjid Baiturrahmah

Di kota Denpasar, desa juga dikenal suku-suku tertentu seperti kota-kota lain di Indonesia. Kampung Jawa adalah daerah desa tidak jauh dari pusat kota Denpasar.

Ini dikenal sebagai Kampung Jawa karena mayoritas dihuni oleh imigran Muslim dari Jawa. Meskipun banyak pendatang selain pulau Jawa tinggal di daerah tersebut.

Karena mayoritas penduduk beragam dalam Islam, keberadaan masjid menjadi kebutuhan. Oleh karena itu, masyarakat setempat membangun Masjid Agung Baiturrahmah, yang menjadi masjid yang membanggakan. Masjid ini lebih dikenal sebagai Masjid Kampung Jawa. Mengapa Masjid ini adalah tujuan utama bagi wisatawan yang datang dari Jawa dan berencana untuk shalat.

Wisata Religi Di Masjid Cantik Kota Denpasar

Masjid ini juga telah memahat banyak sejarah karena dikunjungi oleh tokoh-tokoh penting atau ulama terkemuka dan ulama. Almarhum KH. Zainudin MZ pernah mengisi program tausiyah atau grand resitasi sebelum perbaikan modern Masjid Kampung Jawa.

Beberapa bulan yang lalu, Masjid Kampung Jawa juga menyaksikan sejarah Ustad Abdul Somad yang menarik perhatian masyarakat Indonesia. Dan saya meluangkan waktu untuk mendengarkan tausiyahnya, di mana kehadirannya diamankan oleh puluhan petugas polisi. Pengalaman yang benar-benar hebat di masjid Kampung Jawa ini.

Ketika saya berkunjung ke sini sebelum tiba dengan cepat kondisi masjid lebih bagus. Tidak seperti biasanya, karena saya sering mampir ke masjid ini ketika saya ingin shalat pada hari Jumat atau setelah perjalanan panjang.

Dari kejauhan, suasana di sekitar masjid benar-benar hidup. Di depan masjid ada berbagai jenis tenda bisnis yang berwarna-warni. Spanduk atau spanduk semakin kontras di sekitar masjid. Masjid 3 lantai dengan kubah besar di tengah menonjol di antara bangunan atau desa-desa tetangga.

Masjid Assyuhada

Masjid Nurul Huda adalah bangunan masjid tertua di provinsi Bali, dan jika Anda bepergian ke masjid ini, Anda pasti akan melihat sekilas bangunan fisik di masjid ini yang begitu indah dan menawan terutama jika Anda berada di lantai dua. adalah,

Masjid ini tampaknya menjadi masjid yang membanggakan bagi umat Islam di Bali, seperti Masjid Istiqlal di Jakarta. Tidak heran masjid adalah yang terbaik di kota Denpasar saat itu

Toilet di masjid ini diletakkan di kanan dan kiri depan masjid, terpisah dari bangunan utama, sehingga kebersihannya tetap terjaga. Bangunan dua lantai ini memiliki 3 pintu masuk utama, salah satunya adalah pintu masuk khusus ke ruang sidang wanita.

Masjid Agung Ukhuwwah

Masjid ini tepat di pusat kota. Mal dan diapit oleh tiga jalan, yaitu Jalan Raya Hasanuddin, jalan Sulawesi dan jalan Kalimantan.

Lokasi dekat pasar Kumbasari dan pusat perbelanjaan di Gajah Mada. Beberapa dekade yang lalu, ketika saya sering pergi ke Denpasar karena urusan kantor, saya sering berdoa di masjid ini juga.

Pagi merayap menjelang siang. Sepanjang jalan Hasanuddin sebagai jalan bisnis utama di kota kota seperti biasa, wajah aslinya, sibuk, berisik dan berisik dan sibuk dengan transaksi bisnis. Dari petugas parkir hingga wanita paruh baya yang duduk di depan toko emas, kami menawarkan untuk menjual emas kepada mereka.

Orang-orang yang lewat di trotoar tidak kalah ramai dari kerumunan yang melewati sepeda motor, mobil penumpang, truk sampah, dan angkutan kota di jalan raya Hasanuddin.

Dalam situasi ini saya mengambil gambar Masjid Agung Ukhuwwah. Mencari sudut pandang yang baik, kadang-kadang jogging di jalan Sulawesi untuk mendapatkan waktu yang baik. Itu cukup lelah karena saya harus berbalik dan menemukan celah yang sepi untuk disilangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *