Mengenal Curug Wangon Destinasi wisata epik dari Subang

Berencana traveling ke Bandung cocok weekend ini? Melalui Subang, ayo! Tidak hanya jadi jalan alternatif yang tidak macet, Subang muncul dengan spot wisata alam mempesona, salah satunya Curug Wangun.

Berlokasi di Desa Buniara, Tanjungsiang, Curug Wangun terbilang spot wisata yang baru. Soalnya, wisata alam yang satu ini baru ditetapkan pada pertengahan 2019 kemudian.

Dengan tarif masuk sebesar Rp6, 000 saja, Curug Wangun bakal buat kalian terpukau hendak keindahannya. Kalian bakal disuguhi air terjun dengan ketinggain 45 m, menghujam deras kolam di bawahnya.

Dikelilingi vegetasi alam yang sangat hijau, Curug Wangun sesekali menarik atensi melalui penampakan pelangi yang timbul di antara air dengan bilik air terjun.

Sesekali, burung- burung hutan yang sering melintas, terbang rendah buat mendatangi sarangnya yang terletak di antara pepohonan. Cuitannya tampak mesra dengan cuaca sejuk khas kota Subang.

Tidak hanya satu, Curug Wangun mempunyai 2 aliran air terjun yang menawan. Supaya kian puas, kalian dapat menggunakan kolam kecil yang terletak di dasar Curug Wangun buat mandi ataupun hanya bersantai.

Nah, buat main ke Curug Wangun, kalian wajib menaklukkan trek pendakian yang cukup berat. Namun, sekali kaki telah menapakkan diri di pinggir Curug Wangun, dipastikan betah, deh!

Curug wangun merupakan posisi wisata alam yang terletak di kabupaten Subang, Jawa Barat. Suatu kota kecil pecahan Kabupaten Purwakarta serta posisinya tidak jauh dari ibukota Provinsi, Bandung.

Pemerintah setempat baru meresmikan curug ini pada bertepatan pada 1 Mei 2018 sehingga terhitung masih sangat baru.

Posisi pas Curug Wangun sendiri terletak di daerah Subang selatan, kampung Citombe, Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang. Dengan waktu tempuh kurang lebih 90 menit dari Subang kota melalui jalan mengarah Sumedang memakai kendaraan individu, baik itu roda 4 ataupun 2, Kamu hendak hingga di kawasan Curug Wangun. Tetapi tunggu! Kamu masih wajib berjalan dekat 30 menit buat dapat menikmati keelokan Curug Wangun sebab track buat masuk daerah curug belum dapat diakses kendaraan bermotor.

Kamu tidak butuh takut, Kamu dapat menitipkan kendaraan bermotor di tempat parkir yang lokasinya terletak di dekat rumah masyarakat. Cuma dengan membayar Rp2. 000, 00 saja, insya Allah para pemuda karang taruna yang ditugaskan melindungi zona parkir hendak siap siaga mengamanan kendaraan Kamu. sayangnya untuk menuju tempat ini belum tersedia area parkir yang luas untuk bus pariwisata sehingga membuat tempat ini sulit untuk dijangkau bagi wisatawan yang pergi secara rombongan.

Sehabis urusan parkir berakhir, barulah Kamu merambah medan sebetulnya, ialah merambah kawasan hutan serta track yang dilalui lumayan panjang serta menanjak. Dianjurkan supaya Kamu bawa air minum dari rumah ataupun dapat pula membeli terlebih dulu di warung kepunyaan penduduk.

Untuk para pecinta alam spesialnya para pendaki, bisa jadi track ini hendak terasa menantang ataupun apalagi mengasyikkan. Tetapi buat para pendatang baru, bisa jadi saja terasa sedikit berat serta diajarkan buat rehat sejenak. Tidak kurang ingat pula buat Kamu yang hobi mengendarai sepeda gunung, Kamu dapat menjajal keahlian bersepeda kamu di track ini bersama sahabat Kamu.

Oh iya, berhati- hatilah kala berkunjung ke situ dikala masa hujan. Walaupun tracknya telah dilapisi semen, senantiasa saja diajarkan buat waspada supaya tidak terpeleset.

Sama semacam tempat wisata yang lain, buat dapat menikmati keelokan Curug Wangun, Kamu diwajibkan membayar tiket masuk sebesar Rp6. 000, 00/ orang. Untuk yang bawa anak kecil, harga tiket dapat dikurangi asal Kamu pintar- pintar nawar saja. Kamu hendak menciptakan loket tiket sehabis berjalan dekat 100 m dari zona parkir.

Melanjutkan ekspedisi, Kamu masih diwajibkan melewati jalanan menanjak walaupun diselingi jalan datar. Tetapi jangan dahulu kecewa sebab sejauh ekspedisi, Kamu hendak disuguhi pemandangan- pemandangan alam yang indah serta masih“ perawan”. Mulai dari bukit hingga hijaunya ladang pesawahan. Jadi, ekspedisi Kamu tidak hendak terasa letih sebab panorama alam tersebut.

Terus menjadi mendekati tujuan, suara air terjun mulai terdengar. Semangat juga kembali membara buat lekas hingga serta menikmati keelokan si air terjun. Jalan yang dilalui juga mulai bersahabat. Tidak terdapat lagi tanjakan curam serta sebagian m saat sebelum betul- betul hingga di posisi curug, Kamu telah bisa memandang air terjun yang menjulang besar dari kejauhan serta dikala memandang panorama alam tersebut separuh dari keletihan Kamu seakan sirna. Cuma terdapat kata pujian serta kekaguman hendak indahnya panorama alam ciptaan Tuhan.

Tedapat suatu jembatan kayu bagaikan akses ke tempat yang lebih besar buat Kamu menikmati keelokan Curug Wangun. Jembatan ini pula terbuat bagaikan spot gambar untuk para turis yang mau berselfie ria ataupun dapat pula dijadikan tempat istirahat sembari memandang curug dari kejauhan.

Ayo lanjutkan ekspedisi sedikit lagi. Saat sebelum datang di posisi, Kamu wajib melewati sungai kecil yang sangat dangkal ataupun selokan tetapi bukan selokan semacam di kota yang airnya bercorak gelap serta bau. Selokan di mari sangat jernih khas air pegunungan yang belum tersentuh limbah. Masih sangat asli. Buat melewati selokan ini, Kamu wajib hati- hati sebab akses sedikit licin dengan bebatuan yang cukup besar. Jika terpeleset dapat saja memunculkan memar di bagian badan.

Sukses melewati rintangan terakhir, tibalah Kamu di puncak keelokan si curug. 2 curug yang menjulang besar nan gagah menyongsong Kamu dengan seluruh pesonanya.

Seluruh letih, keringat, serta nafas terengah yang sudah Kamu keluarkan seolah dibayar kontan dengan pesona yang dipunyai 2 curug kembar tersebut. Gemuruhnya suara air yang terjun leluasa dari ketinggian dekat 45 m dibarengi semilir angin membuat Kamu betah berlama- lama terletak di situ. Segala penat yang merong- rong seharian sebab beban kerja, tugas sekolah ataupun kuliah seakan terlupakan dengan memandang keelokan ciptaan Si Maha Pencipta. Luar biasa!

Tidak seru rasanya dikala berkunjung ke curug tetapi tidak main basah- basahan. Jangan takut! Pas di dasar curug, ada suatu kolam kecil yang dangkal biar Kamu dapat bermain air ataupun hanya difoto dengan dampak air terjun di balik Kamu. Pihak pengelola pula sediakan sarana berbentuk kamar mandi, toilet, serta musala. Terdapat pula sebagian bangku yang dibuat dari bambu serta kayu buat Kamu bersantai. Bisa jadi sebab akses yang masih jauh, Kamu tidak hendak menciptakan orang dagang di zona wisata. Positifnya, Kamu dapat berhemat dengan tidak banyak jajanan.

Untuk Kamu yang menggemari tantangan, Kamu dapat mendaki bagian kiri curug buat memperoleh gambar yang lebih menawan seakan Kamu lagi terletak di tengah- tengah curug. Tetapi tidak bosan aku ingatkan buat senantiasa melindungi keselamatan diri kamu. Jangan hingga cuma sebab demi suatu gambar yang luar biasa, Kamu mengabaikan keselamatan diri Kamu. Senantiasa yang sangat utama serta sangat berarti merupakan KESELAMATAN!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *