Masjid Agung Cipta Rasa, Ekspresi Ajaran Islam Dari Wali Sanga

Sejumlah Lima ratus pekerja dari kerajaan Majapahit, Demak dan juga Cirebon dimobilisasi untuk segera menyelesaikan pembangunan, yang dilaporkan selesai dalam semalam.

Dari sudut pandang arsitektur, Masid Agung Sang Cipta Rasa memang mewakili karakter feminin. Tidak seperti masjid penjaga pada umumnya dengan struktur atap tajug atau piramida dengan angka ganjil, Masjid Sang Agung Rasa memiliki bentuk atap piramida dan tidak ada momolo (mahkota masjid) dipasang di atasnya.

Baca Juga: Cara Desain Kubah Masjid,Mudah Dan Asyik

Sejarah Masjid Agung Sang Cipta Rasa di Cirebon dimulai pada saat, selama masa damai, perkembangan di Nagari Cirebon terus membaik. Program pemerintah berjalan tanpa gangguan.

Menurut Arief, Sang Cipta Rasa dibangun dalam konteks simbol Islam sebagai ‘tugas’ yang dilakukan oleh Sunan Gunung Jati. Pada saat itu, Sunan Gunung Jati diberi tugas penyiaran Islam di Jawa Barat, yang saat ini termasuk provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten, dengan pusat di Cirebon.

Di luar waktu shalat, pengunjung harus melewati gerbang belakang dengan melewati jalan setapak di sebelah kanan tembok utara masjid.

Tidak heran arsitektur menggabungkan gaya Cirebon, Demak dan Majapahit. Di mihrab adalah lotus berukir yang dibentuk oleh Sunan Kalijaga. Di bagian itu ada juga 3 ubin dengan tanda khusus.

Mimbar masjid terbuat dari jati dengan ukiran di kaki dan bagian atas terbentuk ketika makara yang telah disuling disebut ratu atau Renggas. Gendang di Masjid Agung disebut Sang Guru Mangir atau Kayai Tesbur Putih. Untuk kepercayaan, ada juga tiga ubin yang mendapat nilai khusus karena mereka memiliki nilai-nilai tradisionalnya sendiri.

Karena itu, setiap Jumat sholat di Masjid Sang Cipta Rasa selalu diadakan dengan seruan sholat 7 muazin yang dilakukan serentak. Selain untuk beribadah, masjid ini juga digunakan sebagai simbol agama Islam.

Masjid, yang telah melibatkan 500 orang dalam pembangunannya, masih berdiri kokoh dan menyaksikan sejarah kebesaran Kesultanan Cirebon. Masjid, yang terletak di kompleks Kesultanan Cirebon, adalah hasil dari pembangunan sanga penjaga, yang masih berdiri kokoh hari ini sebagai masjid bangga penduduk Cirebon.

Di beranda kanan (utara) masjid, ada sumur zam-zam atau Banyu Cis Sang Cipta Rasa yang ramai oleh orang-orang terutama selama bulan Ramadhan.

Tujuh muazin dimobilisasi untuk memanggil jamaah yang akan melakukan shalat Jumat. “Menjangan Wulu tidak menyukai banyak orang yang masuk Islam dan akhirnya menemukan mengapa banyak orang datang ke masjid, kesimpulannya adalah karena panggilan untuk sholat,” katanya.

Menurutnya, perhiasan masjid yang tebal dengan Hindu membuat orang penasaran untuk datang ke masjid. Terutama ketika panggilan untuk berdoa diulang, orang-orang yang belum masuk Islam menjadi lebih ingin tahu. Ismail mengatakan Menjangan Wulu adalah penyihir yang cemburu, karena banyak orang di Cirebon berbondong-bondong ke Islam.

Raffan S Hasyim, seorang filolog dari Cirebon, berbicara tentang pembangunan masjid ini. “Salah satu pilar atau pilar kayu dari perencanaan pembangunan Masjid Agung Sang Cipta Rasa diciptakan untuk membangun sebuah kuil,” kata Opan seperti dikutip dari Situs budaya setempat.

Sunan Kalijaga adalah pemimpin eksekusi dalam pembangunan Masjid Agung. Pembangunan Masjid Agung Sang Cipta Rasa diprakarsai oleh Syech Syarief Hidayatullah atau dikenal sebagai Sunan Gunung Jati (

Karena faktor usia, dukungan kayu didukung oleh pilar besi dan 18 dukungan baru ditambahkan selama renovasi pada tahun 1977. Di beranda di sebelah kanan (utara) masjid adalah Banyu Cis Sang Cipta Rasa yang penuh sesak oleh orang-orang terutama selama bulan Ramadhan.

Air ini dikatakan efektif untuk pengobatan berbagai penyakit dan terdiri dari dua kolam yang juga dapat digunakan untuk menguji kejujuran seseorang. Masjid ini terdiri dari dua kamar, yaitu beranda dan aula besar. Masjid ini dibangun pada 1480 Masehi dengan arsitektur yang mirip dengan Masjid Agung Demak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *